Evaluation of Integrated Primary Care (ILP) Implementation: A Qualitative Assessment of Input and Process Dimensions in Banjarbaru City Health Centers

https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v5i2.845

Authors

  • Anggun Wulandari Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Neka Erlyani Psychology Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Fauzie Rahman Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Nur Laily Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Andini Octaviana Putri Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Lia Anggraini Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Siti Maimunah Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Sri Wulandari Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Nuralpisah Nuralpisah Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Fitrya Hayati Alkamaliah Public Health Study Program, Lambung Mangkurat University, Indonesia

Keywords:

Integrated Primary Care, Adaptive Strategies, Health System Evaluation, Primary Health Center, Health Policy Implementation

Abstract

Primary health care is the foundation of the health system with a focus on promotion and prevention. To strengthen this, the Indonesian Ministry of Health launched Integration Primary Care (ILP) policy in 2023, although its initial implementation faced various obstacles. This study aims to assess the input (human resources, infrastructure, and funding) and process (planning, organizing, implementing, and evaluating policies) dimensions of ILP implementation in Banjarbaru City Health Centers. The study used a descriptive qualitative approach with 20 informants consisting of health center heads and program managers in 10 health centers through purposive sampling. Data were collected through focus group discussions. Validity was tested using source and technique triangulation. This study uses an evaluative approach based on Azwar's (1996) health systems theory, which allows for a comprehensive analysis of the input and process components in ILP implementation. The results showed that ILP was still constrained by limited human resources, especially the limited core implementing staff and ILP supporting infrastructure does not fully meet standards. However, adaptive strategies such as cluster role sharing, cross-sector collaboration, and community involvement supported the policy's sustainability. In terms of process, planning, organization, implementation, and evaluation were carried out, but were still influenced by old mechanisms and minimal budgetary and organizational support. This study provides an understanding of ILP implementation in Primary Health Centers by highlighting systemic barriers and local strategies. This study concludes that there is a need for preparedness for the procurement and distribution of strategic medical devices, particularly screening tools and basic services, as well as strengthening the guidance, monitoring, and evaluation of ILP implementation periodically through technical assistance

Downloads

Download data is not yet available.

References

WHO. Primary Health Care. World Health Organization. 2024.

Prade M, et al. Proposal For A Shared Definition of Primary Healthcare By Health Professionals: A National Cross-Sectional Survey. PLOS ONE. 2023; 18(3): 1–13.

Kementerian Kesehatan RI. Transformasi Layanan Primer. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023.

JDIH BPK. Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023. Database peraturan. 2023.

Noor ZA, Sekarningrum TD, Sulistyaningsih T. Disparitas Perkotaan- Pedesaan: Pemerataan Dalam Akses Layanan Kesehatan Primer Untuk Lansia Selama Pandemi Covid-19. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia). 2021; 7(4):576–85.

Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer Kabupaten Kendal Sehat Negeriku. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Indikator Program Kesehatan Masyarakat Dalam RPJM dan Renstra Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2020.

Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes Luncurkan Integrasi Layanan Primer Untuk Perkuat Pemenuhan dan Kompetensi SDM Kesehatan di Fasyankes, Kemenkes Luncurkan Integrasi Layanan Primer Untuk Perkuat Kompetensi Pemenuhan dan SDM Kesehatan di Fasyankes. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023.

Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta. 2023.

Dhynianti L, Darmawan ES. Kerjasama Pemerintah Swasta dalam Pemenuhan Pelayanan Kesehatan Primer di Jakarta. Jurnal Cahaya Mandalika. 2024; 5(1):486–501.

Azwar A. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara. 1996.

Ras A, Genda A, Sumilih DA, Rahim H, Nurlela A, Ramadhan S. Tantangan dan Peran Pemerintah Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di kabupaten takalar. Journal Publicuho. 2024; 7(3):1574

Silalahi VHC, Purba BKF, Sihombing RA. Membangun Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Sehat: Strategi Komprehensif Dalam Pencegahan Penyakit, Reformasi Sistem Kesehatan, dan Peningkatan Kesadaran Isu Kesehatan Mental. Jurnal Cakrawala Akademika. 2024; 1(3);143–62.

Arifin S, Rahman F, Pujianti N, Laily N, Wulandari A. Ilmu dan Seni Administrasi Kebijakan Kesehatan. Yogyakarta: CV Mine. 2020.

⁠Laily N, Arifin S, Rahman F, Pujianti N, Wulandari A. Perencanaan dan Evaluasi Program Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: CV Mine. 2021.

Jannah M, Susanto T, Hidayat T. Analisis kesiapan puskesmas dalam implementasi integrasi layanan primer (ILP). Jurnal Pendidikan Indonesia. 2023; 4(2):133–40.

Mait TO, Rosyidah, Sulistywati. Evaluasi Kesiapan Promkes dalam Implementasi Program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN). 2025; 5(1):133–40.

Fuady A, Anindhita M, Haniifah M, Ahsan A, Sugiharto A, Haya MAN, Pakasi T, Kusuma D, Solikha DA, Ali PB, Widyahening IS. Bridging the gap: financing health promotion and disease prevention in Indonesia. Health Res Policy Syst. 2024; 22(1):146.

Fatonah, Supriono. Pengujian Substantif Pengeluaran Kas pada Puskesmas Kemiri Kabupaten Purworejo. Jurnal Tajam. 2024; 7(2):83–92.

Indriyati L, Wahyudin A, Sulistyowati E. Evaluasi Program Pilot Project Transformasi Layanan Primer Di Puskesmas Telaga Bauntung Kabupaten Banjar Tahun 2022. Jurnal Kebijakan Pembangunan. 2023; 18(1):65–80.

Endrawati R, Zahro SL, Laili ZR, Bernince. Sosialisasi Penerapan ILP di Posyandu UPT Puskesmas Pesantren II Kota Kediri. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 2025; 3(2):217–30.

Astuti F, Mekarisce AA, Solida A, dkk. Analisis Implementasi Program Posbindu PTM di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2025; 18(1):1–10.

Hanafiah S, Kurniawan A, Mulyani D. Evaluasi Kesiapan Promkes dalam Implementasi Program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas. Jurnal Penelitian Inovatif. 2024; 10(1):23–32.

Sari N, Latip, Suryani L, Wahyuni L. Partisipasi Masyarakat Lansia dalam Program Posyandu ILP Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota. Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan STISIP Imam Bonjol (SIMBOL). 2024; 3(2):112–8.

Zulkarnaen R, Sarjan M, Andri A, Ramadhanti R. Evaluasi Kinerja Pelayanan pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesehatan Pusat Masyarakat Teluk Kuantan. Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik. 2023; 10(2):725–32.

JHNR

Published

01-08-2026

How to Cite

1.
Wulandari A, Erlyani N, Rahman F, Laily N, Putri AO, Anggraini L, Maimunah S, Wulandari S, Nuralpisah N, Alkamaliah FH. Evaluation of Integrated Primary Care (ILP) Implementation: A Qualitative Assessment of Input and Process Dimensions in Banjarbaru City Health Centers. J. Health Nutr. Res [Internet]. 2026 Aug. 1 [cited 2026 Aug. 6];5(2):881-92. Available from: https://www.journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/845

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)